Kenapa kualitas turun
Setiap platform mengompres video untuk menghemat ruang dan kuota. Kalau kamu menyimpan video yang sudah diposting lalu mengunggahnya lagi, video dikompres dua kali, dan buram serta kotak-kotaknya menumpuk.
Rekaman layar lebih parah lagi, karena merekam tayangan yang sudah terkompres di resolusi layar HP, kadang ikut dengan tombol aplikasi.
Simpan file master
Ekspor master berkualitas tinggi dari editor sebelum posting ke mana pun, lalu simpan di folder bertanggal atau Google Drive. File ini jadi sumber untuk semua platform.
Kalau mengedit langsung di aplikasi, cek apakah ada opsi menyimpan draft atau video asli ke HP sebelum posting.
Pakai setelan ekspor yang masuk akal
Samakan resolusi dan frame rate dengan rekamanmu, misalnya 1080x1920 di 30 fps. Mengubah frame rate atau memperbesar klip kecil jarang membantu.
Pilih preset kualitas tinggi atau bitrate tinggi. File yang lebih besar memberi platform lebih banyak detail saat dikompres.
Unggah dengan hati-hati
Unggah lewat Wi-Fi yang kuat, karena beberapa aplikasi menurunkan kualitas di sinyal lemah atau data seluler. Cek pengaturan aplikasi untuk opsi unggah kualitas tinggi dan nyalakan.
Setelah posting, tonton videonya di HP lain. Kalau masih buram, tunggu sebentar, karena beberapa platform memproses versi kualitas tinggi setelah unggahan pertama selesai.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah kirim video lewat WhatsApp menurunkan kualitas?
Ya, WhatsApp dan banyak aplikasi chat mengompres video kecuali dikirim sebagai dokumen. Untuk memindahkan file master antar perangkat, pakai penyimpanan cloud atau kabel.
Apakah upscale ke 4K bikin video lebih tajam di platform?
Tidak, kalau sumbernya beresolusi lebih rendah; hanya membuat file lebih besar. Ekspor di resolusi asli rekamanmu kecuali memang merekam 4K.