Pilih video yang tetap jelas tanpa gambar
Pendengar audio tidak bisa melihat apa yang kamu tunjuk, jadi pilih TikTok yang maknanya ada di suaramu: cerita, opini, saran dan penjelasan.
Lewati video yang mengandalkan momen 'lihat ini', atau siapkan narasi singkat untuk menggambarkan visualnya saat menyusun segmen.
Ekspor dan bersihkan audionya
Ekspor trek audio dari aplikasi editor, atau ekspor video lalu ambil suaranya dengan editor audio gratis. Hapus musik latar yang tidak kamu punya haknya untuk podcast.
Pakai pengurang bising secukupnya dan samakan volumenya supaya klip dari hari berbeda terdengar mirip. Dengarkan pakai headset sebelum lanjut.
Susun segmen, bukan playlist
Kelompokkan tiga atau empat klip bertema sama, misalnya 'kesalahan keuangan waktu awal kerja'. Rekam pembuka singkat, kalimat penghubung antar klip, dan penutup supaya terdengar seperti satu obrolan.
Tambahkan beberapa detik konteks kalau klip menyinggung sesuatu di layar atau komentar yang sedang kamu balas.
Arah sebaliknya: podcast ke TikTok
Dengarkan ulang satu episode dan tandai momen ketika satu ide dimulai dan selesai dalam kurang dari semenit. Opini tegas, fakta mengejutkan dan cerita singkat paling enak dipotong.
Pasang klip di atas visual sederhana, misalnya video kamu saat rekaman atau gelombang suara, dan beri teks besar karena banyak orang menonton tanpa suara. Sebut nama tamu dan minta persetujuan mereka sebelum mengunggah suaranya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Perlu mikrofon khusus untuk ini?
Untuk mulai tidak wajib, tapi mikrofon clip-on sederhana membuat TikTok dan podcastmu sama-sama lebih jernih. Kualitas suara jauh lebih penting di format audio.
Boleh memakai musik dari pustaka TikTok di podcast?
Umumnya tidak. Lisensi musik untuk dipakai di dalam aplikasi biasanya tidak mencakup podcast, jadi pakai suaramu sendiri atau musik berlisensi untuk podcast.