Penipuan asmara: saat perhatian online jadi mahal

Penipuan asmara terjadi saat seseorang berpura-pura menjalin hubungan online untuk mendapat kepercayaanmu, lalu minta uang, hadiah, atau ajak investasi. Tandanya: cepat bilang cinta, menolak video call, dan tiba-tiba ada keadaan darurat. Jangan transfer ke orang yang belum pernah kamu temui.

Terakhir diperbarui: Oleh Tim Ssstikio2 menit baca

Penipuan yang sabar dan pelan

Penipuan asmara jarang dimulai dengan minta uang. Awalnya komentar ramah, follow, lalu pesan yang hangat dan penuh perhatian. Dalam beberapa hari atau minggu, si penipu jadi teman ngobrol setiap hari, menanyakan kabarmu dan menceritakan kisah hidup yang sudah disusun rapi.

Profil yang sering dipakai: bekerja di luar negeri, tentara, pekerja kapal atau tambang, atau pengusaha yang sering bepergian. Cerita itu menjelaskan kenapa mereka tidak bisa bertemu dan kenapa uangnya sedang tertahan.

Titik baliknya

Setelah percaya, muncul masalah. Biaya rumah sakit, bea cukai paket, rekening yang dibekukan, atau tiket pesawat supaya akhirnya bisa menemuimu. Jumlahnya sering mulai kecil lalu membesar. Ada juga yang menawarkan 'investasi' yang katanya membuat mereka kaya dan mengajakmu ikut.

Kalau kamu ragu, mereka bisa pura-pura sakit hati, bilang kamu tidak sungguh sayang, atau membuat tenggat waktu. Tekanan emosional itu bagian penting dari penipuannya.

Tanda bahaya yang harus diwaspadai

Cepat sekali bilang 'aku sayang kamu', memindahkan obrolan ke aplikasi chat pribadi, dan selalu punya alasan menghindari video call. Fotonya seperti model atau terlalu sempurna, dan detail ceritanya sering tidak nyambung.

Permintaan uang, voucher, kripto, atau bantuan memindahkan uang adalah tanda bahaya besar, seyakin apa pun kamu pada hubungannya. Begitu juga permintaan merahasiakan hubungan dari teman dan keluarga.

Kalau terjadi padamu atau orang terdekat

Hentikan transfer dan jangan berbagi data pribadi atau foto intim. Simpan chat dan bukti transfer. Laporkan akunnya di TikTok dan di aplikasi lain yang dipakai, dan hubungi bank kalau sudah mengirim uang.

Kalau yang terjerat anggota keluarga, dekati dengan lembut. Korban penipuan asmara sering malu dan defensif. Dengarkan dulu, jangan menyalahkan, lalu bantu cek fakta bersama, misalnya mencari foto profilnya dengan pencarian gambar terbalik.

Kenapa rasa malu membuat penipuan ini terus berjalan

Banyak korban tidak melapor karena merasa bodoh. Kenyataannya, penipuan ini dijalankan kelompok terorganisir yang melatih naskahnya ke banyak orang sekaligus. Membicarakannya secara terbuka adalah salah satu cara terbaik melindungi teman dan keluarga.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bisakah penipuan asmara dimulai dari TikTok?

Bisa, penipu bisa mulai dari komentar atau DM di aplikasi media sosial mana pun lalu pindah ke chat pribadi seperti WhatsApp. Yang penting dikenali adalah polanya: perhatian berlebihan, menghindari video call, dan permintaan uang.

Kalau belum pernah minta uang, berarti bukan penipuan?

Belum tentu, tapi tetap waspada. Banyak penipuan butuh berminggu-minggu sebelum sampai ke permintaan uang, jadi perhatikan kerahasiaan, cerita yang berubah-ubah, dan desakan pindah aplikasi.