Uji apakah orang menginginkannya
Cari tanda minat: komentar yang menanyakan cara lengkap, video tutorial yang banyak disimpan, atau pertanyaan berulang di DM. Kamu juga bisa bertanya langsung lewat polling atau stiker pertanyaan.
Kumpulkan nomor WhatsApp atau email untuk daftar tunggu. Kalau yang daftar sedikit, perbaiki idenya sebelum menghabiskan berminggu-minggu membuatnya.
Ubah video jadi rencana materi
Daftar semua video di seri itu dan urutkan sesuai urutan belajar pemula. Tandai bagian yang terlewat karena tidak muat di video pendek.
Setiap materi sebaiknya diakhiri dengan sesuatu yang bisa dipraktikkan, seperti latihan kecil atau checklist.
Kembangkan melampaui konten gratis
Orang membayar untuk struktur dan kedalaman, bukan salinan video gratis. Tambahkan lembar kerja, template, contoh soal dan jawaban atas pertanyaan yang paling sering muncul.
Untuk kursus, rekam video pelajaran singkat dengan audio lebih baik; untuk ebook, tulis tiap materi sebagai bab dengan transkrip sebagai draf awal.
Kemas, beri harga dan rilis dengan hati-hati
Mulai sederhana: ebook PDF atau beberapa video privat di platform kursus. Tentukan harga dalam rupiah berdasarkan nilai dan kedalaman materi, dan lihat harga produk sejenis di niche kamu.
Jalankan uji coba kecil dengan beberapa pengikut untuk masukan dan testimoni. Cek aturan konsumen dan pajak untuk produk digital di Indonesia, dan tanyakan ke ahli kalau ragu.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah orang mau bayar kalau videonya gratis?
Banyak yang mau, karena kursus menghemat waktu dengan menyusun semuanya secara runtut plus materi tambahan. Jelaskan dengan jelas apa saja tambahan di versi berbayar.
Ebook atau kursus video, mana yang lebih mudah dimulai?
Ebook biasanya lebih cepat dibuat dan diperbarui. Kursus video terasa lebih personal; pilih format yang sanggup kamu selesaikan dan rawat.